Warga
Tahu ongkosnya sebelum memesan, tahu siapa yang menjemput, dan bisa mengikuti perjalanannya di peta. Tidak ada tawar-menawar di pinggir jalan.
Di Bolaang Mongondow sebenarnya sudah lengkap β kendaraan ada, warung ada, dan selalu ada yang membutuhkannya. Yang belum ada hanya cara mempertemukan ketiganya tanpa saling menunggu. ArWayGo dibuat untuk itu, oleh orang yang tinggal di sini juga, supaya rezeki tetap berputar di daerah kita sendiri.
Di kota besar, memesan ojek atau makanan sudah menjadi hal biasa. Di kecamatan kami, kebiasaan itu belum sampai. Pengemudi menunggu berjam-jam di pangkalan tanpa kepastian ada penumpang. Pemilik warung memasak untuk pembeli yang kebetulan lewat. Dan orang yang butuh diantar harus mencari sendiri siapa yang sedang kosong, lalu menawar harga di pinggir jalan.
Bukan karena daerah ini kekurangan kendaraan atau kekurangan usaha. Keduanya justru banyak. Yang hilang adalah penghubungnya β sesuatu yang memberi tahu pengemudi bahwa ada yang membutuhkannya sekarang, dan memberi tahu pembeli bahwa warung itu sedang buka.
Aplikasi besar tidak datang ke sini, dan masuk akal kalau mereka tidak datang: jumlah penduduknya tidak sebanding dengan biaya membuka wilayah baru. Maka yang masuk akal adalah dibangun dari dalam, oleh orang yang tinggal di sini dan tahu nama desanya satu per satu.
Kami tidak berpura-pura besar. ArWayGo adalah usaha baru yang mulai dari satu kecamatan. Kami tidak akan menulis jumlah mitra, jumlah pesanan, atau penghargaan yang belum kami punya. Apa yang tertulis di situs ini adalah apa yang benar-benar sudah berjalan.
Ketiganya harus untung. Kalau satu dirugikan, yang dua lagi tidak akan bertahan lama.
Tahu ongkosnya sebelum memesan, tahu siapa yang menjemput, dan bisa mengikuti perjalanannya di peta. Tidak ada tawar-menawar di pinggir jalan.
Pesanan datang ke layar, bukan ditunggu di pangkalan. Ia memilih sendiri kapan bekerja dan pesanan mana yang diambil, dan melihat upahnya sebelum menekan terima.
Warung, rumah makan, toko sembako, toko perabot, dan toko bangunan β punya etalase sendiri yang bisa dilihat seluruh desa, bukan hanya orang yang kebetulan lewat.
Bagian ini kami tulis sedetail mungkin, karena inilah yang paling sering ditanyakan pemilik warung β dan paling sering dijawab samar-samar oleh aplikasi lain.
Anda mengisi harga yang sama dengan harga di warung Anda, dan Anda menerima harga itu utuh. ArWay tidak mengambil persentase dari harga barang Anda.
Bagian ArWay ditambahkan di atas harga Anda β pelanggan melihat harga Anda plus biaya layanan 30%. Kami menyebutkannya terus terang di sini dan di Syarat & Ketentuan, supaya tidak ada pelanggan yang mengira Anda yang menaikkan harga.
Harga akhirnya dibulatkan ke bawah ke kelipatan seratus rupiah supaya mudah dibayar tunai. Yang berkurang karena pembulatan itu adalah bagian ArWay β harga Anda tidak pernah tersentuh.
Tidak ada biaya pendaftaran, tidak ada biaya bulanan, dan tidak ada biaya pemasangan etalase. ArWay hanya memperoleh bagiannya ketika ada pesanan yang benar-benar terjadi.
Kalau sebulan tidak ada pesanan masuk ke warung Anda, tidak ada yang perlu Anda bayar kepada kami.
Kalau Anda punya kendaraan dan ingin mengantar pesanan sendiri, ongkos antarnya menjadi hak Anda β bukan diberikan kepada pengemudi yang tidak ada, dan bukan pula diambil ArWay.
Pendapatan hari itu dan pengajuan penarikan dana ada di dasbor Anda sendiri, bisa dibuka kapan saja.
Kami tidak meminta keterikatan. Menjadi mitra ArWay tidak melarang Anda berjualan lewat jalur lain, menerima pembeli yang datang langsung, atau bekerja sama dengan pihak mana pun. Etalase ArWay adalah tambahan bagi usaha Anda, bukan pengganti.
Enam hal yang kami pegang, dan bisa Anda uji sendiri di aplikasinya.
Ongkos tampil penuh sebelum tombol pesan ditekan, dan tidak berubah di tengah jalan sekalipun tarif umum berubah.
KTP, SIM, swafoto, dan nomor rekening hanya bisa dibaca pemiliknya sendiri dan admin yang memeriksanya β dijaga aturan di sisi server, bukan hanya oleh tampilan aplikasi.
Titik pengemudi dikirim hanya selama pesanan berjalan, dan hanya pelanggan pesanan itu yang bisa melihatnya. Di luar itu, tidak ada yang dilacak.
Tombol darurat mengabari admin ArWay beserta lokasi Anda. Kami tidak mengaku memanggilkan polisi, karena memang tidak. Untuk bahaya sungguhan, 110 lebih dulu.
Sebuah desa muncul di aplikasi hanya sesudah ada mitra yang siap melayaninya. Membuka wilayah tanpa pengemudi berarti orang memesan lalu tidak ada yang datang.
Pembagian hasil, pembatalan, masa simpan data, dan batas tanggung jawab semuanya tertulis di Syarat & Ketentuan β teks yang sama persis dengan yang ada di aplikasi.
Supaya Anda tidak menunggu sesuatu yang belum ada.
Keempatnya tampil di aplikasi dengan keterangan apa adanya, bukan disembunyikan supaya tampak lengkap.
ArWayGo diselenggarakan oleh PT Arway Tembus Batas, perseroan perorangan yang berkedudukan di Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara.
Satu hal perlu kami nyatakan terus terang, dan hal yang sama tertulis di Syarat & Ketentuan: ArWay adalah penghubung, bukan perusahaan angkutan dan bukan penjual. Kami tidak memiliki kendaraan, tidak mempekerjakan pengemudi, dan tidak memasak makanan. Perjalanan Anda adalah perjanjian antara Anda dan mitra pengemudi; barang yang Anda beli adalah perjanjian antara Anda dan mitra usaha.
Yang menjadi tanggung jawab kami adalah hal-hal yang memang kami kerjakan: menyediakan aplikasi yang berjalan, menghitung ongkos secara terbuka, memeriksa berkas calon mitra sebelum diterima, menyalurkan pesanan, dan menangani laporan yang masuk.
Perincian hak dan kewajiban masing-masing pihak ada di Syarat & Ketentuan, dan perincian data yang kami simpan ada di Kebijakan Privasi.
Yang paling menolong ArWay sampai ke desa Anda bukan permintaan, melainkan mitra yang siap melayani di sana.